Detail Journal
Author
NIDN : 2101068605
Tempat, Tgl Lahir : Guntung Papuyu, 1986-06-01
No Telpon : 083159299880
Alamat Lengkap : Guntung Papuyu
Kategori Al Gazali
Download 20220609-jurnal bana Pdf.pdf
Judul PENDIDIKAN NILAI-NILAI AKHLAK PADA PONDOK PESANTREN KHALAFIYAH DAN SALAFIYAH DI KALIMANTAN SELATAN (STUDI PADA PONDOK PESANTREN DARUL HIJRAH PUTERA DAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH NURUL JANNAH)
Abstract Kata kunci: Pendidikan, Akhlak, Pondok Pesantren
Pondok pesantren memiliki insturmen yang lebih kompleks dari pada
instrument proses pendidikan dan pembinaan di sekolah atau madrasah biasa.
Pondok pesantren memiliki keunikan tersendiri, di mana santri bersekolah dan
tinggal di lingkungan yang sama sehingga bisa terbentuk lingkungan yang
kondusif yang sangat baik untuk proses pendidikan dan pembinaan. Kurikulum
yang diajarkan lebih beragam, estrakurikulernya pun sangat banyak pilihan,
sehingga diharapkan nantinya santri mempunyai bekal ilmu, keterampilan dan
pengalaman yang mumpuni setelah selesai menjalani proses pendidikan di pondok
pesantren, dan lebih dari itu diharapkan mampu menjadi pribadi yang berakhlak
mulia.
Tujuan dari penelitian ini Mendiskripsikan bagaimana sistem pendidikan
nilai-nilai akhlak santri pada Pondok Pesantren Khalafiyah dan Salafiyah.
Mendiskripsikan bagaimana Proses Pendidikan Nilai-nilai Akhlak pada Pondok
Pesantren Khalafiyah dan Salafiyah. Mendiskripsikan problematika yang dihadapi
dalam pendidikan nilai-nilai akhlak yang ada pada Pondok Pesantren Khalafiyah
dan Salafiyah.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Pondok Pesantren Darul
Hijrah Putera dan Pondok Pesantren Nurul Jannah dalam pendidikan nilai-nilai
akhlak, kedua pondok sudah mengutamakan penanaman nilai-nilai akhlak mulia
yang meliputi akhlak terhadap Allah Swt, akhlak terhadap rasul, akhlak terhadap
ii
diri sendiri, akhlak terhadap sesama manusia dan akhlak terhadap lingkungan.
Adapun strategi yang digunakan di pondok Pesantren Darul Hijrah dan Pondok
Pesantren Nurul Jannah adalah pemberian teori melalu pembelajaran di dalam
kelas,mempraktekkan teori- teori akhlak mulia,penerapan disiplin berupa perintah
dan larangan, pembacaaan atitute, dan melaksanakan majelis ta’lim.
Walaupun masih ada problematika yang dihadapi di dua Pondok Pesantren
tersebut, masalah masalah itu masih bisa ditangani bersama baik itu dari orang tua
nya dan pendidik pondok.
Adapun sarannya adalah teruslah memberikan contoh atau teladan tentang
akhlak kepada para santrinya dan dukungan dari orang tua sangatlah penting
untuk menjadikan pribadi yang bersikap akhlak mulia.